Skip to content
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
Instagram Linkedin

Sulsel Percepat Ekosistem Ekonomi Halal

  • itskena
  • October 30, 2024
  • 6:10 am
Facebook
Twitter
LinkedIn

Bank Indonesia (BI) meyakini Sulsel memiliki potensi besar untuk menjadi hub pembangunan ekonomi syariah nasional, khususnya untuk wilayah Indonesia timur.

Bank Indonesia (BI) meyakini Sulsel memiliki potensi besar untuk menjadi hub pembangunan ekonomi syariah nasional, khususnya untuk wilayah Indonesia timur.

Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Wahyu Purnama mengatakan, Sulsel memiliki potensi kuat dalam pengembangan produk halal. Lantaran didukung populasi mayoritas muslim serta sektor pertanian yang besar dan kuliner lokal yang telah bersertifikasi halal.

Berdasarkan data, sektor pertanian di Sulsel menyumbang sekitar 30% dari total produksi di kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), sedang pertumbuhan UMKM juga cukup tinggi, menjadikan Sulsel sebagai salah satu provinsi dengan jumlah pelaku UMKM terbanyak di Indonesia.

“Kami merancang Sulsel ini menjadi hub ekonomi syariah untuk wilayah timur Indonesia, menguatkan pembangunan ekonomi syariah di Sulawesi, Maluku, hingga Papua,” ujarnya, saat penutupan Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah 2024, di Hotel The Rinra Makassar, Selasa (29/10/2024).

Wahyu menambahkan, Sulsel sangat realistis menjadi pusat ekonomi syariah nasional, yang saat ini masih berpusat di Pulau Jawa, tetapi memiliki potensi kuat sebagai pusat di kawasan timur. BI bersama pemerintah terus mempercepat ekosistem ekonomi halal di Sulsel melalui percepatan sertifikasi halal bagi rumah potong hewan dan UMKM serta meningkatkan edukasi masyarakat mengenai keuangan syariah.

Beberapa pelaku industri halal di Sulsel, lanjut Wahyu, telah berhasil menembus pasar Eropa yang mulai menggemari produk halal karena dianggap lebih bersih dan higienis. “Pasar produk halal itu lebih luas dan mencakup seluruh dunia, berbeda dengan produk non-halal yang terbatas. Kami terus mendorong langkah ini untuk mendukung cita-cita pemerintah menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah global,” pungkasnya.

Nama Media: Ujung Pandang Ekspres

Narasumber: Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Wahyu Purnama

  • All Posts
  • Event
  • Newsletter
Realisasi Investasi Tembus Rp 6 Triliun

Realisasi Investasi Tembus Rp 6 Triliun

Iklim investasi di Kota Tangsel menunjukkan tren positif. Saat ini, capaian realisasi investasi sudah di angka Rp 6 triliun. “Hampir...

Perjanjian Internasional Buka Jalan Investasi ke Indonesia

Perjanjian Internasional Buka Jalan Investasi ke Indonesia

Perjanjian investasi internasional juga tak selalu mulus untuk dijalankan. Apalagi kondisi perekonomian global bersifat dinamis. Kepemimpinan Indonesia dalam Presidensi G-20...

DPMPTSP Jabar Realisasikan Target Sejuta NIB untuk UMKM di 2024

DPMPTSP Jabar Realisasikan Target Sejuta NIB untuk UMKM di 2024

Bandung-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat berhasil merealisasikan target sejuta Nomor Induk Berusaha (NIB),...

About Us

  • Why Invest In Indonesia

Investment Guidebook

Download Here

Project Opportunities

  • Infrastructure
  • Energy
  • Healthcare​
  • Tourism
  • Special Economic Zone​
  • Industrial Estate

Procedure

  • Setting Up Company​
  • Taxation
  • Incentives
  • Foreign Company Representative Office
  • Legal Overview

Contact Info

  • Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) London
  • Ministry of Investment of the Republic Indonesia - Investment Coordinating Board (BKPM)
  • +44 (0) 3440 3830
  • iipc.london@investinindonesia.uk
  • 19th Floor, Heron Tower, 110 Bishopsgate, London EC2N 4AY, United Kingdom
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
  1. Anambas
  2. Bandung
  3. Bangka
  4. Banyuwangi
  5. Bengkulu
  6. Blitar
  7. Blora
  8. Bogor
  9. Bonoi Tidal River Bore
  10. Bugam Raya
  11. Bulukumba
  12. Cianjur
  13. Donggala
  14. Garut
  15. Gresik
  16. Gunung Kidul
  17. Gunung Sitoli
  18. Jambi
  19. Kerinci
  20. Kulon Progo
  21. Magelang
  22. Malang
  23. Medana
  24. Merangin
  25. Mojokerto
  26. Muara Enim
  27. Nias Utara
  28. Pagar Alam
  29. Palembang
  30. Palu
  31. Pangandaran
  32. Pasuruan
  33. Pekanbaru
  34. Pesisir Selatan
  35. Pontianak
  36. Rembang
  37. Rote Island
  38. Rupat Island
  39. Sabang Weh Island
  40. Samosir
  41. Sanggau
  42. Saumlaki
  43. Selayar Island
  44. Selayar
  45. Semarang
  46. Serang
  47. Singkawang
  48. Sleman
  49. Sukabumi
  50. Sumenep
  51. Sungai Penuh
  52. Tasikmalaya
  53. Toba Samosir
  54. Trenggalek
  55. Wakatobi
  56. Wonogiri
  1. Wakatobi
  2. Tanjung Lesung
  3. Morotai
  4. Mandalika
  5. Labuan Bajo
  6. Kepulauan Seribu dan Kota Tua
  7. Bromo
  8. Borobudur
  9. Lake Toba
  10. Tanjung Kelayang