Skip to content
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
Instagram Linkedin

Inggris Investasi ke RI Rp1,17 Triliun, Mengalir ke Sektor Manufaktur

  • iipclondon
  • July 1, 2026
  • 12:35 am
Facebook
Twitter
LinkedIn

Penandatanganan Joint Venture Agreement antara PT Wiraraja Indonesia dan Polythene UK Ltd di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London. (Dokumentasi Wiraraja)

JAKARTA, KOMPAS.com – Investasi baru senilai sekitar Rp 1,17 triliun dari Inggris mengalir ke sektor manufaktur Indonesia. Investasi ini ditandai dengan penandatanganan Joint Venture Agreement antara PT Wiraraja Indonesia dan Polythene UK Ltd di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London.

Kesepakatan tersebut memperkuat kerja sama ekonomi Indonesia dan Inggris di sektor manufaktur dengan fokus pada investasi, transfer teknologi, serta pengembangan industri bernilai tambah. Adapun, perjanjian Joint Venture Agreement merupakan hasil dari rangkaian kunjungan bisnis Wiraraja Indonesia ke Britania Raya sejak 23 Juni 2026.

Dalam kunjungan tersebut, perusahaan menggelar sejumlah pertemuan dengan pelaku industri manufaktur untuk menjajaki peluang kerja sama strategis di Indonesia. Proses penjajakan hingga penandatanganan perjanjian difasilitasi KBRI London bersama Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) London dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), bagian dari memperkuat arus investasi dan kemitraan ekonomi bilateral.

Duta Besar Indonesia untuk Britania Raya, Irlandia, dan Organisasi Maritim Internasional (IMO), Desra Percaya, mengatakan kerja sama tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan antara pelaku usaha Indonesia dan Inggris. “Penandatanganan ini mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan antara pelaku usaha Indonesia dan Inggris serta komitmen bersama untuk membangun kemitraan jangka panjang yang memberikan nilai tambah bagi kedua negara,” ujar Desra lewat keterangan pers, Selasa (30/6/2026).

Kesepakatan ini juga menjadi salah satu implementasi UK–Indonesia New Strategic Partnership, yang memperkuat kerja sama bilateral di bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi.

Melalui kemitraan strategis tersebut, kolaborasi swasta diharapkan mampu mendorong penguatan rantai pasok industri, mempercepat transfer teknologi, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung pengembangan industri berkelanjutan di Indonesia. KBRI London memastikan terus memfasilitasi kerja sama ekonomi dan kemitraan bisnis antara pelaku usaha Indonesia dan Britania Raya guna memperluas peluang investasi di sektor-sektor prioritas serta memperkuat hubungan ekonomi kedua negara secara berkelanjutan.

Artikel berikut ditulis oleh: Suparjo Ramalan, Andika Aditia

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/06/30/172855226/inggris-investasi-ke-ri-rp117-triliun-mengalir-ke-sektor-manufaktur

  • All Posts
  • Event
  • Newsletter
Realisasi Investasi Tembus Rp 6 Triliun

Realisasi Investasi Tembus Rp 6 Triliun

Iklim investasi di Kota Tangsel menunjukkan tren positif. Saat ini, capaian realisasi investasi sudah di angka Rp 6 triliun. “Hampir...

Perjanjian Internasional Buka Jalan Investasi ke Indonesia

Perjanjian Internasional Buka Jalan Investasi ke Indonesia

Perjanjian investasi internasional juga tak selalu mulus untuk dijalankan. Apalagi kondisi perekonomian global bersifat dinamis. Kepemimpinan Indonesia dalam Presidensi G-20...

DPMPTSP Jabar Realisasikan Target Sejuta NIB untuk UMKM di 2024

DPMPTSP Jabar Realisasikan Target Sejuta NIB untuk UMKM di 2024

Bandung-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat berhasil merealisasikan target sejuta Nomor Induk Berusaha (NIB),...

About Us

  • Why Invest In Indonesia

Investment Guidebook

Download Here

Project Opportunities

  • Infrastructure
  • Energy
  • Healthcare​
  • Tourism
  • Special Economic Zone​
  • Industrial Estate

Procedure

  • Setting Up Company​
  • Taxation
  • Incentives
  • Foreign Company Representative Office
  • Legal Overview

Contact Info

  • Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) London
  • Ministry of Investment of the Republic Indonesia - Investment Coordinating Board (BKPM)
  • +44 (0) 3440 3830
  • iipc.london@investinindonesia.uk
  • 18th Floor, Heron Tower, 110 Bishopsgate, London EC2N 4AY, United Kingdom
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
  1. Anambas
  2. Bandung
  3. Bangka
  4. Banyuwangi
  5. Bengkulu
  6. Blitar
  7. Blora
  8. Bogor
  9. Bonoi Tidal River Bore
  10. Bugam Raya
  11. Bulukumba
  12. Cianjur
  13. Donggala
  14. Garut
  15. Gresik
  16. Gunung Kidul
  17. Gunung Sitoli
  18. Jambi
  19. Kerinci
  20. Kulon Progo
  21. Magelang
  22. Malang
  23. Medana
  24. Merangin
  25. Mojokerto
  26. Muara Enim
  27. Nias Utara
  28. Pagar Alam
  29. Palembang
  30. Palu
  31. Pangandaran
  32. Pasuruan
  33. Pekanbaru
  34. Pesisir Selatan
  35. Pontianak
  36. Rembang
  37. Rote Island
  38. Rupat Island
  39. Sabang Weh Island
  40. Samosir
  41. Sanggau
  42. Saumlaki
  43. Selayar Island
  44. Selayar
  45. Semarang
  46. Serang
  47. Singkawang
  48. Sleman
  49. Sukabumi
  50. Sumenep
  51. Sungai Penuh
  52. Tasikmalaya
  53. Toba Samosir
  54. Trenggalek
  55. Wakatobi
  56. Wonogiri
  1. Wakatobi
  2. Tanjung Lesung
  3. Morotai
  4. Mandalika
  5. Labuan Bajo
  6. Kepulauan Seribu dan Kota Tua
  7. Bromo
  8. Borobudur
  9. Lake Toba
  10. Tanjung Kelayang