Skip to content
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
Instagram Linkedin

Pabrik Melamin Pertama RI Dibangun di KEK Gresik, Investasi Rp10,2 Triliun

  • iipclondon
  • June 3, 2026
  • 1:05 pm
Facebook
Twitter
LinkedIn

Bisnis.com, JAKARTA — Pabrik melamin berkapasitas hingga 120.000 ton per tahun (TPA) resmi dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik. Digadang-gadang menjadi yang pertama dan terbesar di Indonesia, proyek yang dikembangkan PT GEABH Joint Technology tersebut menelan investasi sekitar US$600 juta atau setara Rp10,2 triliun. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Dewan Nasional KEK, Airlangga Hartarto mengatakan, proyek ini menjadi bagian penting dari pengembangan kawasan industri di KEK Gresik serta memperkuat daya saing industri nasional. “Hal ini mencerminkan komitmen kuat kita dalam mempercepat hilirisasi industri dan menciptakan industri bernilai tambah tinggi di dalam negeri,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Bisnis, Kamis (9/4/2026).  Pabrik yang dikembangkan PT GEABH Joint Technology ini ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada kuartal II/2027. Fasilitas tersebut akan dibangun secara terintegrasi, mencakup pengolahan gas alam menjadi amonia, kemudian diproses menjadi urea hingga menghasilkan melamin sebagai produk akhir. Pada fase awal pembangunan, proyek ini akan difokuskan pada pengembangan unit produksi utama dengan kapasitas 800 ton per hari (TPD) amonia, 1.500 TPD urea, dan 200 TPD melamin. Tahapan konstruksi selanjutnya akan diarahkan pada penguatan infrastruktur pendukung serta optimalisasi rantai produksi.

Pengembangan proyek ini disebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang menempatkan hilirisasi industri dan penguatan KEK sebagai prioritas utama. Adapun KEK Gresik ditetapkan sebagai salah satu KEK prioritas nasional yang berperan strategis dalam mendorong industrialisasi, peningkatan ekspor, dan pemerataan pembangunan wilayah. 

Hingga 2025 kinerja KEK Nasional menunjukkan tren positif dengan realisasi investasi kumulatif mencapai Rp336 triliun dengan penyerapan tenaga kerja lebih dari 249.000 orang. Sepanjang tahun yang sama, KEK Gresik membukukan investasi Rp105,4 triliun atau sekitar 31% dari total investasi KEK nasional, dengan penyerapan tenaga kerja sekitar 46.000 orang. Dari sisi regional, sektor manufaktur memberikan kontribusi sebesar 31,32% terhadap perekonomian Jawa Timur. Perkembangan kawasan industri juga berdampak pada penurunan tingkat pengangguran di Kabupaten Gresik dari 8% menjadi 5,47% dalam lima tahun terakhir. Airlangga menambahkan, sektor manufaktur tetap menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional. “Pada tahun 2025, sektor manufaktur berkontribusi sebesar 19,07% terhadap PDB Indonesia dan menjadi penggerak utama pertumbuhan di berbagai kawasan industri,” tutur Airlangga.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul “Pabrik Melamin Pertama RI Dibangun di KEK Gresik, Investasi Rp10,2 Triliun”, Klik selengkapnya di sini: https://ekonomi.bisnis.com/read/20260409/257/1965283/pabrik-melamin-pertama-ri-dibangun-di-kek-gresik-investasi-rp102-triliun.
Penulis : Desyinta Nuraini – Bisnis.com

Download aplikasi Bisnis.com terbaru untuk akses lebih cepat dan nyaman di sini:
Android: http://bit.ly/AppsBisniscomPS
iOS: http://bit.ly/AppsBisniscomIOS

  • All Posts
  • Event
  • Newsletter
Realisasi Investasi Tembus Rp 6 Triliun

Realisasi Investasi Tembus Rp 6 Triliun

Iklim investasi di Kota Tangsel menunjukkan tren positif. Saat ini, capaian realisasi investasi sudah di angka Rp 6 triliun. “Hampir...

Perjanjian Internasional Buka Jalan Investasi ke Indonesia

Perjanjian Internasional Buka Jalan Investasi ke Indonesia

Perjanjian investasi internasional juga tak selalu mulus untuk dijalankan. Apalagi kondisi perekonomian global bersifat dinamis. Kepemimpinan Indonesia dalam Presidensi G-20...

DPMPTSP Jabar Realisasikan Target Sejuta NIB untuk UMKM di 2024

DPMPTSP Jabar Realisasikan Target Sejuta NIB untuk UMKM di 2024

Bandung-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat berhasil merealisasikan target sejuta Nomor Induk Berusaha (NIB),...

About Us

  • Why Invest In Indonesia

Investment Guidebook

Download Here

Project Opportunities

  • Infrastructure
  • Energy
  • Healthcare​
  • Tourism
  • Special Economic Zone​
  • Industrial Estate

Procedure

  • Setting Up Company​
  • Taxation
  • Incentives
  • Foreign Company Representative Office
  • Legal Overview

Contact Info

  • Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) London
  • Ministry of Investment of the Republic Indonesia - Investment Coordinating Board (BKPM)
  • +44 (0) 3440 3830
  • iipc.london@investinindonesia.uk
  • 18th Floor, Heron Tower, 110 Bishopsgate, London EC2N 4AY, United Kingdom
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
  1. Anambas
  2. Bandung
  3. Bangka
  4. Banyuwangi
  5. Bengkulu
  6. Blitar
  7. Blora
  8. Bogor
  9. Bonoi Tidal River Bore
  10. Bugam Raya
  11. Bulukumba
  12. Cianjur
  13. Donggala
  14. Garut
  15. Gresik
  16. Gunung Kidul
  17. Gunung Sitoli
  18. Jambi
  19. Kerinci
  20. Kulon Progo
  21. Magelang
  22. Malang
  23. Medana
  24. Merangin
  25. Mojokerto
  26. Muara Enim
  27. Nias Utara
  28. Pagar Alam
  29. Palembang
  30. Palu
  31. Pangandaran
  32. Pasuruan
  33. Pekanbaru
  34. Pesisir Selatan
  35. Pontianak
  36. Rembang
  37. Rote Island
  38. Rupat Island
  39. Sabang Weh Island
  40. Samosir
  41. Sanggau
  42. Saumlaki
  43. Selayar Island
  44. Selayar
  45. Semarang
  46. Serang
  47. Singkawang
  48. Sleman
  49. Sukabumi
  50. Sumenep
  51. Sungai Penuh
  52. Tasikmalaya
  53. Toba Samosir
  54. Trenggalek
  55. Wakatobi
  56. Wonogiri
  1. Wakatobi
  2. Tanjung Lesung
  3. Morotai
  4. Mandalika
  5. Labuan Bajo
  6. Kepulauan Seribu dan Kota Tua
  7. Bromo
  8. Borobudur
  9. Lake Toba
  10. Tanjung Kelayang