Skip to content
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
Instagram Linkedin

Hashim Dapat Investasi Hijau 1,2 Miliar EUR

Pemerintah Indonesia melalui Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Hashim Djojohadikusumo berhasil memikat pendanaan hijau sebesar EUR 1,2 miliar untuk sektor kelistrikan dari Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW) pada ajang Conference of the Parties (COP) 29 di Baku, Azerbaijan, Rabu (13/11). Pendanaan tersebut digunakan untuk pengembangan sejumlah infrastruktur kelistrikan hijau menuju swasembada energi nasional yang berkelanjutan. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT PLN (Persero) dengan KfW untuk pengembangan proyek energi bersih yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Pumped Storage dan transmisi yang menghubungkan ke pembangkit hijau. Hashim menegaskan bahwa Pemerintah berkomitmen untuk mengakselerasi transisi energi. Dengan menggalang kolaborasi hingga tingkat global, peralihan ke energi terbarukan diharapkan mampu menopang swasembada energi dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Kami telah memiliki strategi baru selama lima tahun ke depan dengan mencapai pertumbuhan ekonomi minimal 8% secara berkelanjutan,” tegas Hashim. Hashim mengatakan, pengembangan sumber energi bersih berperan krusial untuk meningkatkan daya saing industri. Dalam 15 tahun ke depan, kapasitas pembangkit energi terbarukan Indonesia ditargetkan bertambah 75% dari total penambahan kapasitas listrik sebesar 100 gigawatt (GW). “Kami akan menjadi negara besar yang akan memenuhi tanggung jawab dalam menjaga masa depan lingkungan. Kami sangat mengapresiasi kerja sama internasional yang telah terjalin sebagai bentuk upaya bersama mencapai target Net Zero Emissions (NZE),” jelas Hashim. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengungkapkan, PLN mendukung penuh langkah pemerintah menjalankan transisi energi. Berbagai kolaborasi dan inisiatif telah dijalankan PLN guna mensukseskan proyek proyek kelistrikan yang berkelanjutan. Darmawan mengatakan, keterlibatan KfW dalam proyek-proyek hijau PLN diharapkan mampu menarik lebih banyak mitra internasional untuk turut berkolaborasi. Sehingga, lanjut dia, akan tercipta suatu kolaborasi strategi, teknis dan investasi yang berkelanjutan dalam aksi iklim global. “Kolaborasi ini menandakan langkah proaktif PLN dalam memperluas kemitraan internasional dalam meningkatkan swasembada energi nasional yang berkelanjutan searah dengan aksi iklim global,” kata Darmawan. Sustainability Officer KfW Group, Jürgen Kern menjelaskan dukungan KfW kepada Indonesia merupakan wujud komitmen negara Jerman dalam mendukung kerja sama internasional untuk mencapai transformasi hijau. Apalagi, menurut Jürgen, PLN merupakan pusat transisi energi di Indonesia. PLN memiliki komitmen yang kuat untuk menghijaukan sektor energi sekaligus memastikan akses energi yang andal. “Oleh karena itu, kami percaya bahwa Indonesia-Jerman terus bisa memperkuat kemitraan di sektor energi. Terutama dalam proyek energi bersih seperti panas bumi, air dan juga transmisi. Untuk mencapai target NZE, diperlukan kolaborasi dan kemitraan yang baik,” kata Jürgen. Nama Media: Pontianak Pos Narasumber: Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Hashim Djojohadikusumo

Read More »

Realisasi Investasi Capai 76,45 Persen

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu, menekankan pentingnya penguatan iklim investasi di Indonesia. Pada 2024, target investasi ditetapkan sebesar Rp1.650 triliun, naik dari Rp1.400 triliun pada tahun sebelumnya. Hingga September 2024, realisasi investasi sudah mencapai Rp1.261 triliun atau 76,45% dari target. Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi rata-rata 8% dalam lima tahun mendatang, pemerintah merencanakan peningkatan investasi, hilirisasi, digitalisasi, serta ekonomi hijau. Ia menyebut perjanjian kerja sama antara Bank Indonesia dan Kementerian Investasi sebagai faktor penting dalam menciptakan kemudahan berinvestasi melalui digitalisasi, yang mendukung pencapaian target investasi nasional. Dalam gelaran CBSEA 2024 ini juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bank Indonesia dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM terkait perizinan di sektor keuangan. Bank Indonesia (BI) memperkuat komitmen dalam menghadirkan layanan kebanksentralan yang inovatif, digital, dan efisien, terutama dalam pengelolaan dokumen. Berbagai inovasi pun diluncurkan untuk mewujudkan layanan unggul ini. Di antaranya adalah pembentukan Unit Layanan Single Window (ULSW), yang berfungsi sebagai titik kontak koordinasi dan optimalisasi tata kelola data dalam kerangka Indonesia National Single Window. Bank Indonesia juga meluncurkan Galeri Aplikasi Layanan Bank Indonesia (ALBI), yang menyediakan layanan tatap muka bagi stakeholders atau pelaku usaha untuk berinteraksi, konsultasi, dan mengakses layanan kebanksentralan. Upaya digitalisasi dilakukan dalam prosedur operasional standar (SOP) serta pembentukan gugus tugas untuk peningkatan infrastruktur, termasuk di area front office, middle office, back office, serta Core Banking System (CBS). BI juga berhasil mempertahankan standar internasional, seperti sistem manajemen mutu (ISO 9001:2015), sistem manajemen keamanan informasi (ISO 27001:2022), sistem manajemen keberlangsungan bisnis (ISO 22301:2019), dan manajemen arsip (ISO 15489:2016). Capaian ini dipresentasikan dalam acara Central Banking Service Excellence Achievement (CBSEA) 2024 di Jakarta, yang bertema “Transformasi Digital Layanan Kebanksentralan Bank Indonesia Inovasi Peningkatan Pelayanan Prima dan Keberlanjutan.” Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, dalam keterangan resminya mengatakan, kerja sama lintas lembaga ini bertujuan untuk mencapai pelayanan perizinan di sektor keuangan yang Profesional, Akuntabel, Simpel, Transparan, dan Informatif (PASTI), guna meningkatkan kemudahan berbisnis, menjamin kredibilitas pelaku industri keuangan, dan melindungi konsumen. Menurutnya, sinergi dan digitalisasi layanan perlu terus ditingkatkan demi memenuhi ekspektasi para stakeholders yang akan terus berkembang. Hal ini diharapkan mampu menciptakan layanan kebanksentralan yang handal, unggul, dan berstandar internasional. Nama Media: Ujung Pandang Ekspres Narasumber: Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu

Read More »

About Us

  • Why Invest In Indonesia

Investment Guidebook

Download Here

Project Opportunities

  • Infrastructure
  • Energy
  • Healthcare​
  • Tourism
  • Special Economic Zone​
  • Industrial Estate

Procedure

  • Setting Up Company​
  • Taxation
  • Incentives
  • Foreign Company Representative Office
  • Legal Overview

Contact Info

  • Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) London
  • Ministry of Investment of the Republic Indonesia - Investment Coordinating Board (BKPM)
  • +44 (0) 3440 3830
  • iipc.london@investinindonesia.uk
  • 19th Floor, Heron Tower, 110 Bishopsgate, London EC2N 4AY, United Kingdom
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
  1. Anambas
  2. Bandung
  3. Bangka
  4. Banyuwangi
  5. Bengkulu
  6. Blitar
  7. Blora
  8. Bogor
  9. Bonoi Tidal River Bore
  10. Bugam Raya
  11. Bulukumba
  12. Cianjur
  13. Donggala
  14. Garut
  15. Gresik
  16. Gunung Kidul
  17. Gunung Sitoli
  18. Jambi
  19. Kerinci
  20. Kulon Progo
  21. Magelang
  22. Malang
  23. Medana
  24. Merangin
  25. Mojokerto
  26. Muara Enim
  27. Nias Utara
  28. Pagar Alam
  29. Palembang
  30. Palu
  31. Pangandaran
  32. Pasuruan
  33. Pekanbaru
  34. Pesisir Selatan
  35. Pontianak
  36. Rembang
  37. Rote Island
  38. Rupat Island
  39. Sabang Weh Island
  40. Samosir
  41. Sanggau
  42. Saumlaki
  43. Selayar Island
  44. Selayar
  45. Semarang
  46. Serang
  47. Singkawang
  48. Sleman
  49. Sukabumi
  50. Sumenep
  51. Sungai Penuh
  52. Tasikmalaya
  53. Toba Samosir
  54. Trenggalek
  55. Wakatobi
  56. Wonogiri
  1. Wakatobi
  2. Tanjung Lesung
  3. Morotai
  4. Mandalika
  5. Labuan Bajo
  6. Kepulauan Seribu dan Kota Tua
  7. Bromo
  8. Borobudur
  9. Lake Toba
  10. Tanjung Kelayang