Skip to content
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
Instagram Linkedin

Realisasi Investasi Capai 76,45 Persen

  • itskena
  • November 17, 2024
  • 2:15 am
Facebook
Twitter
LinkedIn

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu, menekankan pentingnya penguatan iklim investasi di Indonesia.

Pada 2024, target investasi ditetapkan sebesar Rp1.650 triliun, naik dari Rp1.400 triliun pada tahun sebelumnya. Hingga September 2024, realisasi investasi sudah mencapai Rp1.261 triliun atau 76,45% dari target.

Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi rata-rata 8% dalam lima tahun mendatang, pemerintah merencanakan peningkatan investasi, hilirisasi, digitalisasi, serta ekonomi hijau.

Ia menyebut perjanjian kerja sama antara Bank Indonesia dan Kementerian Investasi sebagai faktor penting dalam menciptakan kemudahan berinvestasi melalui digitalisasi, yang mendukung pencapaian target investasi nasional.

Dalam gelaran CBSEA 2024 ini juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bank Indonesia dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM terkait perizinan di sektor keuangan.

Bank Indonesia (BI) memperkuat komitmen dalam menghadirkan layanan kebanksentralan yang inovatif, digital, dan efisien, terutama dalam pengelolaan dokumen. Berbagai inovasi pun diluncurkan untuk mewujudkan layanan unggul ini.

Di antaranya adalah pembentukan Unit Layanan Single Window (ULSW), yang berfungsi sebagai titik kontak koordinasi dan optimalisasi tata kelola data dalam kerangka Indonesia National Single Window.

Bank Indonesia juga meluncurkan Galeri Aplikasi Layanan Bank Indonesia (ALBI), yang menyediakan layanan tatap muka bagi stakeholders atau pelaku usaha untuk berinteraksi, konsultasi, dan mengakses layanan kebanksentralan.

Upaya digitalisasi dilakukan dalam prosedur operasional standar (SOP) serta pembentukan gugus tugas untuk peningkatan infrastruktur, termasuk di area front office, middle office, back office, serta Core Banking System (CBS).

BI juga berhasil mempertahankan standar internasional, seperti sistem manajemen mutu (ISO 9001:2015), sistem manajemen keamanan informasi (ISO 27001:2022), sistem manajemen keberlangsungan bisnis (ISO 22301:2019), dan manajemen arsip (ISO 15489:2016).

Capaian ini dipresentasikan dalam acara Central Banking Service Excellence Achievement (CBSEA) 2024 di Jakarta, yang bertema “Transformasi Digital Layanan Kebanksentralan Bank Indonesia Inovasi Peningkatan Pelayanan Prima dan Keberlanjutan.”

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, dalam keterangan resminya mengatakan, kerja sama lintas lembaga ini bertujuan untuk mencapai pelayanan perizinan di sektor keuangan yang Profesional, Akuntabel, Simpel, Transparan, dan Informatif (PASTI), guna meningkatkan kemudahan berbisnis, menjamin kredibilitas pelaku industri keuangan, dan melindungi konsumen.

Menurutnya, sinergi dan digitalisasi layanan perlu terus ditingkatkan demi memenuhi ekspektasi para stakeholders yang akan terus berkembang. Hal ini diharapkan mampu menciptakan layanan kebanksentralan yang handal, unggul, dan berstandar internasional.

Nama Media: Ujung Pandang Ekspres

Narasumber: Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu

  • All Posts
  • Event
  • Newsletter
Realisasi Investasi Tembus Rp 6 Triliun

Realisasi Investasi Tembus Rp 6 Triliun

Iklim investasi di Kota Tangsel menunjukkan tren positif. Saat ini, capaian realisasi investasi sudah di angka Rp 6 triliun. “Hampir...

Perjanjian Internasional Buka Jalan Investasi ke Indonesia

Perjanjian Internasional Buka Jalan Investasi ke Indonesia

Perjanjian investasi internasional juga tak selalu mulus untuk dijalankan. Apalagi kondisi perekonomian global bersifat dinamis. Kepemimpinan Indonesia dalam Presidensi G-20...

DPMPTSP Jabar Realisasikan Target Sejuta NIB untuk UMKM di 2024

DPMPTSP Jabar Realisasikan Target Sejuta NIB untuk UMKM di 2024

Bandung-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat berhasil merealisasikan target sejuta Nomor Induk Berusaha (NIB),...

About Us

  • Why Invest In Indonesia

Investment Guidebook

Download Here

Project Opportunities

  • Infrastructure
  • Energy
  • Healthcare​
  • Tourism
  • Special Economic Zone​
  • Industrial Estate

Procedure

  • Setting Up Company​
  • Taxation
  • Incentives
  • Foreign Company Representative Office
  • Legal Overview

Contact Info

  • Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) London
  • Ministry of Investment of the Republic Indonesia - Investment Coordinating Board (BKPM)
  • +44 (0) 3440 3830
  • iipc.london@investinindonesia.uk
  • 19th Floor, Heron Tower, 110 Bishopsgate, London EC2N 4AY, United Kingdom
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
  1. Anambas
  2. Bandung
  3. Bangka
  4. Banyuwangi
  5. Bengkulu
  6. Blitar
  7. Blora
  8. Bogor
  9. Bonoi Tidal River Bore
  10. Bugam Raya
  11. Bulukumba
  12. Cianjur
  13. Donggala
  14. Garut
  15. Gresik
  16. Gunung Kidul
  17. Gunung Sitoli
  18. Jambi
  19. Kerinci
  20. Kulon Progo
  21. Magelang
  22. Malang
  23. Medana
  24. Merangin
  25. Mojokerto
  26. Muara Enim
  27. Nias Utara
  28. Pagar Alam
  29. Palembang
  30. Palu
  31. Pangandaran
  32. Pasuruan
  33. Pekanbaru
  34. Pesisir Selatan
  35. Pontianak
  36. Rembang
  37. Rote Island
  38. Rupat Island
  39. Sabang Weh Island
  40. Samosir
  41. Sanggau
  42. Saumlaki
  43. Selayar Island
  44. Selayar
  45. Semarang
  46. Serang
  47. Singkawang
  48. Sleman
  49. Sukabumi
  50. Sumenep
  51. Sungai Penuh
  52. Tasikmalaya
  53. Toba Samosir
  54. Trenggalek
  55. Wakatobi
  56. Wonogiri
  1. Wakatobi
  2. Tanjung Lesung
  3. Morotai
  4. Mandalika
  5. Labuan Bajo
  6. Kepulauan Seribu dan Kota Tua
  7. Bromo
  8. Borobudur
  9. Lake Toba
  10. Tanjung Kelayang