Skip to content
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
Instagram Linkedin

DPMPTSP Optimis Capai Target Investasi Rp17 Triliun

  • iipclondon
  • August 22, 2024
  • 9:03 am
Facebook
Twitter
LinkedIn

Tanggal: Tuesday, 13 August 2024
Nama Media: Ujung Pandang Ekspres
Halaman: 1
Nama Wartawan:
Sentiment: Positif
Narasumber: Plh Kepala DPMPTSP Sulsel, Muhammad Arafah
Rubrik:
Topik: Investasi

Implikasi:

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulsel optimis mencapai target investasi Rp17 triliun hingga akhir tahun ini. Pasalnya, realisasi investasi sepanjang semester pertama 2024 dalam tren meningkat.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulsel optimis mencapai target investasi Rp17 triliun hingga akhir tahun ini. Pasalnya, realisasi investasi sepanjang semester pertama 2024 dalam tren meningkat.
Dimana, DPMPTSP Sulsel mencatat, total realisasi investasi Sulsel triwulan II 2024 Rp3,48 triliun. Realisasi ini meningkat signifikan jika dibandingkan triwulan I 2024, yang tercatat Rp2,5 triliun lebih.

“Kita memiliki target yang cukup tinggi sebenarnya tahun ini, yakni Rp17 triliun. Tetapi dengan tren peningkatan ini, kita optimis target itu bisa tercapai,” ungkap Plh Kepala DPMPTSP Sulsel, Muhammad Arafah.

Khusus untuk triwulan II 2024, lanjut dia, realisasi investasi triwulan II terbagi atas Penanaman Modal Asing (PMA) Rp1,52 triliun, dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp1,95 triliun. Sedangkan serapan tenaga kerja perusahaan PMA/ PMDN mencapai 6.386 orang dengan rincian Tenaga Kerja Indonesia (TKI) 6.314 orang dan Tenaga Kerja Asing (TKA) 72 orang.

Berdasarkan sektor usaha, realisasi investasi terbesar di sektor pertambangan dengan nilai Rp691 miliar; sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya Rp637 miliar; sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi Rp543 miliar; sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran Rp342 miliar; serta sektor perdagangan dan reparasi Rp289 miliar.

Sementara untuk lima realisasi investasi triwulan II tahun 2024 berdasarkan lokasi, tertinggi di Kabupaten Bantaeng Rp711 miliar lebih. “Kemudian Luwu Timur Rp651 miliar, Maros Rp 568 miliar. Kota Makassar di triwulan II Rp517 miliar, dan Kabupaten Luwu Rp181 miliar,” urainya.

Sementara lima besar negara dengan nilai realisasi investasi tertinggi pada periode tersebut, yakni Tiongkok menempati peringkat pertama, kemudian disusul berturut-turut oleh Singapura, Australia, dan Amerika Serikat.

  • All Posts
  • Event
  • Newsletter
Realisasi Investasi Tembus Rp 6 Triliun

Realisasi Investasi Tembus Rp 6 Triliun

Iklim investasi di Kota Tangsel menunjukkan tren positif. Saat ini, capaian realisasi investasi sudah di angka Rp 6 triliun. “Hampir...

Perjanjian Internasional Buka Jalan Investasi ke Indonesia

Perjanjian Internasional Buka Jalan Investasi ke Indonesia

Perjanjian investasi internasional juga tak selalu mulus untuk dijalankan. Apalagi kondisi perekonomian global bersifat dinamis. Kepemimpinan Indonesia dalam Presidensi G-20...

DPMPTSP Jabar Realisasikan Target Sejuta NIB untuk UMKM di 2024

DPMPTSP Jabar Realisasikan Target Sejuta NIB untuk UMKM di 2024

Bandung-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat berhasil merealisasikan target sejuta Nomor Induk Berusaha (NIB),...

About Us

  • Why Invest In Indonesia

Investment Guidebook

Download Here

Project Opportunities

  • Infrastructure
  • Energy
  • Healthcare​
  • Tourism
  • Special Economic Zone​
  • Industrial Estate

Procedure

  • Setting Up Company​
  • Taxation
  • Incentives
  • Foreign Company Representative Office
  • Legal Overview

Contact Info

  • Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) London
  • Ministry of Investment of the Republic Indonesia - Investment Coordinating Board (BKPM)
  • +44 (0) 3440 3830
  • iipc.london@investinindonesia.uk
  • 19th Floor, Heron Tower, 110 Bishopsgate, London EC2N 4AY, United Kingdom
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
  1. Anambas
  2. Bandung
  3. Bangka
  4. Banyuwangi
  5. Bengkulu
  6. Blitar
  7. Blora
  8. Bogor
  9. Bonoi Tidal River Bore
  10. Bugam Raya
  11. Bulukumba
  12. Cianjur
  13. Donggala
  14. Garut
  15. Gresik
  16. Gunung Kidul
  17. Gunung Sitoli
  18. Jambi
  19. Kerinci
  20. Kulon Progo
  21. Magelang
  22. Malang
  23. Medana
  24. Merangin
  25. Mojokerto
  26. Muara Enim
  27. Nias Utara
  28. Pagar Alam
  29. Palembang
  30. Palu
  31. Pangandaran
  32. Pasuruan
  33. Pekanbaru
  34. Pesisir Selatan
  35. Pontianak
  36. Rembang
  37. Rote Island
  38. Rupat Island
  39. Sabang Weh Island
  40. Samosir
  41. Sanggau
  42. Saumlaki
  43. Selayar Island
  44. Selayar
  45. Semarang
  46. Serang
  47. Singkawang
  48. Sleman
  49. Sukabumi
  50. Sumenep
  51. Sungai Penuh
  52. Tasikmalaya
  53. Toba Samosir
  54. Trenggalek
  55. Wakatobi
  56. Wonogiri
  1. Wakatobi
  2. Tanjung Lesung
  3. Morotai
  4. Mandalika
  5. Labuan Bajo
  6. Kepulauan Seribu dan Kota Tua
  7. Bromo
  8. Borobudur
  9. Lake Toba
  10. Tanjung Kelayang