Skip to content
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
Instagram Linkedin

Bahlil Ungkap Empat Investor Asing akan Investasi di IKN

Tanggal: Tuesday, 13 August 2024Nama Media: NeracaHalaman: 6Nama Wartawan:Sentiment: PositifNarasumber: Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil LahadaliaRubrik:Topik: Investasi Implikasi: Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan sekitar empat perusahaan asing akan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Jakarta – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan sekitar empat perusahaan asing akan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. “FDI (foreign direct investment/investasi asing langsung) ada sekitar empat perusahaan yang akan masuk (IKN),” ujar Bahlil ketika ditemui setelah menghadiri sidang kabinet paripurna perdana di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, sebagaimana dikutip Antara, kemarin. Terkait dengan negara asal, Bahlil mengatakan Jepang dan Korea Selatan akan masuk ke IKN untuk membangun properti. Saat ini, kata Bahlil, fokus dari pembangunan IKN masih berpusat di sektor properti dan fasilitas umum. Lebih lanjut, ketika disinggung terkait investasi asal Dubai, Uni Emirat Arab, Bahlil mengatakan harus memeriksa datanya untuk memastikan. “Nanti saya cek nama-namanya, tapi yang tadi saya lihat itu Jepang dan Korea masuk,” ucap Bahlil. Bahlil mengatakan bahwa investasi asing tersebut akan mulai masuk ke IKN pada klaster kedua investasi. Ihwal sidang kabinet, Bahlil mengatakan Presiden Joko Widodo membahas perkembangan investasi di İKN. Pada klaster pertama, lanjut Bahlil, investasi yang sudah masuk untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebesar Rp56,2 triliun, di luar anggaran dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). “Menyangkut dengan kepastian untuk sertifikat tanah HGU (hak guna usaha)-nya, 11 hari aja sudah dapat,” kata Bahlil. Sebelumnya, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan sejumlah mengungkapkan sejumlah investor asing dari Jepang hingga Korea Selatan tertarik untuk masuk ke sektor properti di Nusantara, Kalimantan Timur. Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Agung Wicaksono mengatakan bahwa total letter of intent (LOI) yang masuk sejauh ini sebanyak 475. Setelah OIKN melakukan evaluasi, dari 475 itu ada 263 LOI yang betul-betul minat investasi di IKN. Sebagai informasi, pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebagian besar mengandalkan investasi swasta. Berdasarkan UU No. 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara, dalam rangka mendukung persiapan, pembangunan, dan pemindahan, serta penyelenggaraan pemerintahan khusus IKN, Pemerintah melakukan sinergi pendanaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan sumber lainnya yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Read More »

Gencar Promosikan Kepada Pelaku Investor Laju Investasi Kota Sukabumi Tumbuh Positif

Tanggal: Tuesday, 13 August 2024Nama Media: NeracaHalaman: 9Nama Wartawan:Sentiment: PositifNarasumber: Kepala Bidang Penanaman Modal pada DPMPTSP Kota Sukabumi, Teten Agus SugihanRubrik:Topik: Investasi Implikasi:Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi, terus mempromosikan kelebihan-kelebihan sebagai daerah tujuan investasi. Makanya, berbagai pelayanan maksimal terus dilakukan. Seperti halnya melakukan dan menerapkan strategi ataupun arahan dari pusat. Sukabumi – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi, terus mempromosikan kelebihan-kelebihan sebagai daerah tujuan investasi. Makanya, berbagai pelayanan maksimal terus dilakukan. Seperti halnya melakukan dan menerapkan strategi ataupun arahan dari pusat. Kami terus berupaya untuk mempromosikan Kota Sukabumi kepada pelaku investor,” ujar Kepala Bidang Penanaman Modal pada DPMPTSP Kota Sukabumi, Teten Agus Sugihan, kepada Neraca, Senin (12/8). Untuk itu, dalam penyediaan sarana promosi yang dimaksud, kata Teten, tentu saja ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Diantaranya, identifikasi cakupan materi sarana promosi, melakukan koordinasi dengan unit dan intansi, penyusunan materi promosi, penentuan format sarana promosi, dan pembuatan desain. “Kemudian, kalau untuk kegiatannya tentu saja tidak lepas dari publikasi informasi melalui sarana promosi, penyelenggaraan pada pameran penanaman modal, melakukan seminar penanaman modal dengan forum bisnis, dan tatap muka. Kemudian, penerimaan misi dan tindak lanjut dari seluruh kegiatan tersebut,” terangnya. Secara umum, sambung Teten, investasi adalah, aktivitas menanamkan modal ke dalam bentuk aset tertentu, agar nilai aset yang lebih besar dibandingkan saat awal menanamkan modal. Meskipun saat ini, Kota Sukabumi sendiri hanya bisa ditempati oleh industri non polutan, serta sektor industri pengolahan berskala kecil dan menengah. Sehingga wajar jika yang menanamkan modalnya itu masih seputar sektor jasa dan perdagangan. “Investasi di Kota Sukabumi itu masih didominasi oleh jasa dan perdagangan, seperti properti salah satunya,” katanya. Pihaknya menambahkan, dari tujuh kecamatan yang ada di Kota Sukabumi, wilayah yang masih bisa dijadikan prospek investasi. Yakni, Kecamatan Baros, Cibeureum dan Lembursitu (Bacile). Karena ketiga wilayah tersebut, tergolong masih memiliki lahan yang luas. “Wilayah Bacile itu masih menjadi peluang besar untuk dijadikan peluang investasi, karena mempunyai lahan yang sangat luas,” jelasnya. Teten juga mengungkapkan, jika saat ini sudah diterapkannya sistem pelayanan perizinan dan penanaman modal melalui aplikasi One Single Submission (OSS). Aplikasi tersebut, bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan mempermudah perizinan berusaha, khususnya di Kota Sukabumi. Selain itu juga, upaya pemerintah dalam menyederhanakan perizinan berusaha dan menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat, murah dan mudah. “Aplikasi OSS ini langsung terintegrasi, berlaku di seluruh indonesia, serta dapat diakses dari manapun dan kapan saja. Alhamdulillah seiring perjalanannya tidak ada kendala, bahkan para pengusaha mengaku mudah, akunya. Sementara itu, jumlah investasi yang masuk hingga semester I (satu) tahun 2024, mencapai 570.088.047.146. Dari jumlah tersebut, aku Teten, mampu menyerap tenaga kerja mencapai 12.297, dengan jumlah perusahaan mencapai 5.650. Yakni, perusahaan kecil (PK) mencapai 424, Perusahaan menengah (PM) 12, mikro 5.160, dan sebanyak 54merupakan perusahaan besar (PB).

Read More »

Prabowo: Pembangunan IKN Pasti Kita Selesaikan

Tanggal: Tuesday, 13 August 2024Nama Media: Pikiran RakyatHalaman: 1-10Nama Wartawan:Sentiment: PositifNarasumber: Presiden terpilih RI, Prabowo SubiantoRubrik:Topik: Investasi Implikasi:Presiden terpilih RI Prabowo Subianto menegaskan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) pasti akan diselesaikan. Hal itu disampaikan Prabowo menyikapi kelanjutan pembangunan IKN pada masa pemerintahannya kelak. JAKARTA, (PR).- Presiden terpilih RI Prabowo Subianto menegaskan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) pasti akan diselesaikan. Hal itu disampaikan Prabowo menyikapi kelanjutan pembangunan IKN pada masa pemerintahannya kelak. “Oh, pasti kita selesaikan,” tutur Prabowo dalam keterangan pers bersama Presiden Joko Widodo di IKN, Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024). Prabowo mengatakan, rencana garis besar pembangunan IKN diproyeksikan selesai selama belasan tahun hingga beberapa puluh tahun. Namun, ia optimistis, dalam 4-5 tahun pun, IKN sudah bisa berfungsi dengan sangat baik. “Kita juga tidak boleh memaksakan, tapi kalau saya optimistis ya dalam 4,5 tahun, saya kira, sudah berfungsi dengan sangat baik, kalau menurut saya ya. Saya bukan ahli teknik, tapi saya lihat potensinya, saya lihat, saya yakin 5-6 tahun akan bagus, akan selesai,” kata Prabowo seperti disitat Kantor Berita Antara. Prabowo yang juga Menteri Pertahanan itu menyampaikan, pembangunan IKN akan terus berjalan dan dipercepat dengan melibatkan para pakar. “Semua dikerahkan, kemampuan kita. Kalau saya optimistis, saya kira bagus seka li. Ya, pastilah (pembangunan IKN dilanjutkan),” tuturnya. Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Presiden terpilih Prabowo Subia nto telah menyetujui angg ara n untuk percepatan pemban gunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam sambutannya saat meresmikan peletakan batu pertama Kantor BCA di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Senin. “Tadi pagi juga Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto juga sudah menyetujui percepatan pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara. Jadi, para investor tidak perlu ragu terhadap komitmen pemerintah berikutnya,” kata Jokowi. Dengan persetujuan anggar an dari presiden terpilih Prabowo Subianto, Presiden Jokowi pun meminta para investor tidak ragu terhadap komitmen pemerintah dalam melanjutkan pembangunan IKN. Dalam sambutannya, Pres iden Jokowi memaparkan bahwa pemerintah bertanggung jawab untuk membangun fasilitas hingga infrastruktur di IKN, seperti jalan, listrik, dan pasokan air. Saat ini, kata Presiden, pemerintah masih berfokus pada pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Oleh karena itu, investor yang membangun fasilitas atau usahanya di luar KIPP IKN, pemerintah baru akan membangun jalan dan infrastruktur lainnya pada Januari 2025. “Yang sekarang ini memang kita sampai akhir tahun masih berkonsentrasi pembangunan di kawasan inti yaitu di kawasan pemerintahan. Unt uk investasi, investor yang berada di luar kawasan pemerintahan akan dimulai pemb angunan infrastrukturnya bulan Januari tahun depan,” kata Jokowi. Presiden Jokowi mene kankan pembangunan jalan dan infrastruktur yang akan dikerj akan pada Januari 2025 telah disetujui anggar annya oleh presiden terpilih Prabowo Subianto. Berkaitan dengan investasi, Kepala Negara menyebutkan ada 472 investor yang menyatakan minatnya dan telah menandatangani letter of intent dengan OIKN. Namun, setelah diseleksi oleh Otorita Ibu Kota Nusantara, ada 220 investor yang serius dan ingin berinvestasi masuk ke IKN Nusantara. Investor yang telah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan OIKN pun akan mendapat izin hak guna bangunan (HGB) dalam waktu sebelas hari. “Saat ini apabila Bapak, Ibu investasi di Ibu Kota Nusantara, tanda tangan perjanjian kerja sama cepat, dan setelah itu nanti dari Kementerian ATR/BPN akan mengeluarkan HGB-nya maksimal dalam waktu 11 hari. Sangat cepat sekali,” kata Presiden. Mengakhiri sambutannya, Presiden pun mengajak para investor dan undangan untuk melihat Istana Garuda dan Istana Negara di IKN, untuk men unjukkan betapa seriusnya pemerintah membangun Ibu Kota Nusantara.

Read More »

Jokowi Ungkap Investasi Sudah Masuk IKN Rp56,2 T

Tanggal: Tuesday, 13 August 2024Nama Media: WaspadaHalaman: 6Nama Wartawan:Sentiment: PositifNarasumber: Presiden Joko WidodoRubrik:Topik: Investasi Implikasi:Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa investasi yang sudah masuk untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebesar Rp56,2 triliun, di luar anggaran dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa investasi yang sudah masuk untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebesar Rp56,2 triliun, di luar anggaran dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).“Per hari ini perlu juga saya sampaikan bahwa di luar anggaran dari APBN, investasi yang masuk sudah Rp56,2 triliun rupiah,” ujar Jokowi dalam sidang kabinet paripurna perdana di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Senin. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi memaparkan bahwa sudah terdapat 55 investor yang melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama, yakni dari sektor pendidikan terdapat 6 investor, dari sektor kesehatan terdapat 3 investor, ritel dan logistik terdapat 10 investor. Lebih lanjut, dari perhotelan terdapat delapan investor yang sudah melakukan peletakan batu pertama, di sektor energi dan transportasi terdapat 2 investor, kantor dan perbankan terdapat 14 investor, hunian dan area hijau terdapat 9 investor, serta media dan teknologi terdapat 3 investor. “Ekonomi yang akan dikembangkan di Ibu Kota Nusantara juga ekonomi hijau, ekonomi digital yang akan mengiringi pemerintahan di Ibu Kota Nusantara. Sekali lagi, ekonomi hijau, ekonomi digital, data center, financial center, dan yang lain-lainnya,” ucap Jokowi. Setelah sidang kabinet, Presiden Jokowi dijadwalkan untuk turut serta meletakkan batu pertama proyek infrastruktur di Kawasan Inti Pemerintahan Pusat, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur. Presiden Jokowi dijadwalkan melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan kantor perbankan dan hotel dari perusahaan swasta, sedangkan Wakil Presiden Ma’ruf Amin melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Istana Wapres. Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan lokasi kawasan Istana Wapres berada di Sumbu Timur, KIPP IKN. Sedangkan peletakan batu pertama untuk proyek investor tahap ketujuh di IKN akan diikuti empat investor swasta dalam negeri, yakni BCA, SwissBelhotel, Royal Golden Eagle, dan Intiland.

Read More »

DPMPTSP Optimis Capai Target Investasi Rp17 Triliun

Tanggal: Tuesday, 13 August 2024Nama Media: Ujung Pandang EkspresHalaman: 1Nama Wartawan:Sentiment: PositifNarasumber: Plh Kepala DPMPTSP Sulsel, Muhammad ArafahRubrik:Topik: Investasi Implikasi: Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulsel optimis mencapai target investasi Rp17 triliun hingga akhir tahun ini. Pasalnya, realisasi investasi sepanjang semester pertama 2024 dalam tren meningkat. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulsel optimis mencapai target investasi Rp17 triliun hingga akhir tahun ini. Pasalnya, realisasi investasi sepanjang semester pertama 2024 dalam tren meningkat.Dimana, DPMPTSP Sulsel mencatat, total realisasi investasi Sulsel triwulan II 2024 Rp3,48 triliun. Realisasi ini meningkat signifikan jika dibandingkan triwulan I 2024, yang tercatat Rp2,5 triliun lebih. “Kita memiliki target yang cukup tinggi sebenarnya tahun ini, yakni Rp17 triliun. Tetapi dengan tren peningkatan ini, kita optimis target itu bisa tercapai,” ungkap Plh Kepala DPMPTSP Sulsel, Muhammad Arafah. Khusus untuk triwulan II 2024, lanjut dia, realisasi investasi triwulan II terbagi atas Penanaman Modal Asing (PMA) Rp1,52 triliun, dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp1,95 triliun. Sedangkan serapan tenaga kerja perusahaan PMA/ PMDN mencapai 6.386 orang dengan rincian Tenaga Kerja Indonesia (TKI) 6.314 orang dan Tenaga Kerja Asing (TKA) 72 orang. Berdasarkan sektor usaha, realisasi investasi terbesar di sektor pertambangan dengan nilai Rp691 miliar; sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya Rp637 miliar; sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi Rp543 miliar; sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran Rp342 miliar; serta sektor perdagangan dan reparasi Rp289 miliar. Sementara untuk lima realisasi investasi triwulan II tahun 2024 berdasarkan lokasi, tertinggi di Kabupaten Bantaeng Rp711 miliar lebih. “Kemudian Luwu Timur Rp651 miliar, Maros Rp 568 miliar. Kota Makassar di triwulan II Rp517 miliar, dan Kabupaten Luwu Rp181 miliar,” urainya. Sementara lima besar negara dengan nilai realisasi investasi tertinggi pada periode tersebut, yakni Tiongkok menempati peringkat pertama, kemudian disusul berturut-turut oleh Singapura, Australia, dan Amerika Serikat.

Read More »

Investasi Sepanjang 2024 Didominasi Sektor Kontruksi

Tanggal: Tuesday, 13 August 2024Nama Media: WaspadaHalaman: 5Nama Wartawan:Sentiment: PositifNarasumber: Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Nathan KacaribuRubrik:Topik: Investasi Implikasi:Evaluasi pemerintah mengungkapkan bahwa investasi sepanjang tahun ini didominasi oleh sektor konstruksi yang mencapai 70%-75%. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Nathan Kacaribu menjelaskan, evaluasi pemerintah mengungkapkan bahwa investasi sepanjang tahun ini didominasi oleh sektor konstruksi yang mencapai 70%-75%.“Artinya, insentif PPN DTP tersebut mendorong pembangunan dan penjualan rumah sehingga mendorong sektor konstruksi. Apalagi sektor kontruksi melibatkan 100an sub sektor pendukung,” katanya di Kemenkeu baru-baru ini. Karena itu, sambungnya, perpanjangan kebijakan insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah akan menggenjot pertumbuhan ekonomi pada kuartal III dan IV tahun ini. Febrio mengungkapkan, pemerintah telah melakukan evaluasi atas kebijakan insentif PPN DTP tersebut yang dimulai pada kuartal IV/2023. Hasilnya positif sehingga akan dilanjutkan hingga akhir tahun ini. “Kita lanjutkan kebijakan itu di tahun 2024, sampai bulan Juni 100% dari PPN-nya DTP, lalu kemudian dari Juli sampai akhir tahun nanti 50%,” jelasnya. Kaji Ulang PPN DTP Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menilai insentif PPN DTP yang diberikan pemerintah belum efektif dalam mendorong minat pembelian rumah masyarakat, sehingga perlu di kaji ulang. Pernyataan Bhima ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat pertumbuhan realestate pada kuartal II/2024 hanya sebesar 2,16% secara tahunan (year-on-year/yoy) berdistribusi sebesar 2,33% ke Produk Domestik Bruto (PDB). “PPN DTP kelihatannya belum tentu efektif karena faktanya biaya-biaya yang cukup banyak itu dalam pembelian rumah, terutama rumah primer itu biaya yang terkait dengan notaris gitu ya,” kata Bhima dalam konferensi per secara virtual. Pada kesempatan yang sama, Ekonom Celios, Nailul Huda, juga mengungkap faktor lain mengapa serapan PPN DTP tahun ini dinilai tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan adanya tren pengembang menaikkan harga rumah pada pembeli yang menggunakan insentif PPN DTP.

Read More »

Realisasi Investasi Kota Tangerang Triwulan Kedua Rp3,97 Triliun

Tanggal: Monday, 12 August 2024Nama Media: NeracaHalaman: 9Nama Wartawan:Sentiment: PositifNarasumber: Kepala DPMPTSP Kota Tangerang, Sugihharto Achmad BagdjadiRubrik:Topik: Investasi Implikasi:Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang Banten menyebutkan realisasi investasi triwulan kedua 2024 sebesar Rp3,97 triliun. Tangerang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang Banten menyebutkan realisasi investasi triwulan kedua 2024 sebesar Rp3,97 triliun. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang Sugihharto Achmad Bagdjadi Tangerang Kamis (8/8), mengatakan, capaian realisasi investasi triwulan kedua tahun ini lebih besar dibandingkan periode yang sama di 2023. “Capaian realisasi investasi kali ini berhasil melampaui capaian pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Tercatat, berdasarkan perbandingan Year on Year (YoY), capaian realisasi investasi mengalami peningkatan sebesar Rp1,76 triliun atau sebesar 79,64 persen,” kata Sugihharto. Suggiharto menuturkan, realisasi investasi sebesar Rp3,97 triliun di semester kedua itu terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar 51 persen dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 49 persen. “Catatan tren positif tersebut bisa dilihat dari penyerapan investasi yang meningkat dengan total 4.297 proyek serta penyerapan 15 ribu lebih tenaga kerja di berbagai lini sektor yang sedang berkembang di Kota Tangerang,” katanya. Sementara itu, realisasi investasi semester satu yang telah dirilis sebelumnya yakni sebesar Rp4,72 triliun dengan menyerap 6.068 tenaga kerja. Capaian realisasi investasi tersebut didukung oleh 3.528 proyek dengan penyerapan 6.068 tenaga kerja Hingga semester dua ini, capaian realisasi investasi Kota Tangerang telah sampai 60,52 persen dari target Rp8,69 triliun berdasarkan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) tahun 2024-2026. Penjabat Wali Kota Tangerang Nurdin mengatakan, Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen terus melakukan peningkatan pelayanan publik di bidang pelayanan perizinan, terutama terkait kemudahan dalam perizinan berusaha bagi para pelaku usaha khususnya UMKM. Kemudian Pemkot Tangerang akan terus berusaha secara optimal meningkatkan kemampuan UMK dengan berbagai program diantaranya memfasilitasi dari sisi perizinan berusaha atau legalitas yang diperlukan oleh pelaku usaha. “Sekarang sudah jauh lebih mudah karena dapat dilakukan secara online,” ujarnya.

Read More »

About Us

  • Why Invest In Indonesia

Investment Guidebook

Download Here

Project Opportunities

  • Infrastructure
  • Energy
  • Healthcare​
  • Tourism
  • Special Economic Zone​
  • Industrial Estate

Procedure

  • Setting Up Company​
  • Taxation
  • Incentives
  • Foreign Company Representative Office
  • Legal Overview

Contact Info

  • Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) London
  • Ministry of Investment of the Republic Indonesia - Investment Coordinating Board (BKPM)
  • +44 (0) 3440 3830
  • iipc.london@investinindonesia.uk
  • 19th Floor, Heron Tower, 110 Bishopsgate, London EC2N 4AY, United Kingdom
  • Why Indonesia
  • Project Opportunities
    • Infrastructure
    • Energy
    • Special Economic Zone
    • Healthcare
    • Tourism
    • Industrial Estates
  • Services
    • Service
    • Our team
    • Letter of Reference
  • Procedure
    • Setting Up Company​
    • Taxation
    • Incentives
    • Foreign Company Representative Office
    • Legal Overview
  • Contact Us
  1. Anambas
  2. Bandung
  3. Bangka
  4. Banyuwangi
  5. Bengkulu
  6. Blitar
  7. Blora
  8. Bogor
  9. Bonoi Tidal River Bore
  10. Bugam Raya
  11. Bulukumba
  12. Cianjur
  13. Donggala
  14. Garut
  15. Gresik
  16. Gunung Kidul
  17. Gunung Sitoli
  18. Jambi
  19. Kerinci
  20. Kulon Progo
  21. Magelang
  22. Malang
  23. Medana
  24. Merangin
  25. Mojokerto
  26. Muara Enim
  27. Nias Utara
  28. Pagar Alam
  29. Palembang
  30. Palu
  31. Pangandaran
  32. Pasuruan
  33. Pekanbaru
  34. Pesisir Selatan
  35. Pontianak
  36. Rembang
  37. Rote Island
  38. Rupat Island
  39. Sabang Weh Island
  40. Samosir
  41. Sanggau
  42. Saumlaki
  43. Selayar Island
  44. Selayar
  45. Semarang
  46. Serang
  47. Singkawang
  48. Sleman
  49. Sukabumi
  50. Sumenep
  51. Sungai Penuh
  52. Tasikmalaya
  53. Toba Samosir
  54. Trenggalek
  55. Wakatobi
  56. Wonogiri
  1. Wakatobi
  2. Tanjung Lesung
  3. Morotai
  4. Mandalika
  5. Labuan Bajo
  6. Kepulauan Seribu dan Kota Tua
  7. Bromo
  8. Borobudur
  9. Lake Toba
  10. Tanjung Kelayang