Tanggal: Tuesday, 13 August 2024
Nama Media: Pikiran Rakyat
Halaman: 1-10
Nama Wartawan:
Sentiment: Positif
Narasumber: Presiden terpilih RI, Prabowo Subianto
Rubrik:
Topik: Investasi
Implikasi:
Presiden terpilih RI Prabowo Subianto menegaskan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) pasti akan diselesaikan. Hal itu disampaikan Prabowo menyikapi kelanjutan pembangunan IKN pada masa pemerintahannya kelak.
JAKARTA, (PR).- Presiden terpilih RI Prabowo Subianto menegaskan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) pasti akan diselesaikan. Hal itu disampaikan Prabowo menyikapi kelanjutan pembangunan IKN pada masa pemerintahannya kelak.
“Oh, pasti kita selesaikan,” tutur Prabowo dalam keterangan pers bersama Presiden Joko Widodo di IKN, Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024).
Prabowo mengatakan, rencana garis besar pembangunan IKN diproyeksikan selesai selama belasan tahun hingga beberapa puluh tahun. Namun, ia optimistis, dalam 4-5 tahun pun, IKN sudah bisa berfungsi dengan sangat baik.
“Kita juga tidak boleh memaksakan, tapi kalau saya optimistis ya dalam 4,5 tahun, saya kira, sudah berfungsi dengan sangat baik, kalau menurut saya ya. Saya bukan ahli teknik, tapi saya lihat potensinya, saya lihat, saya yakin 5-6 tahun akan bagus, akan selesai,” kata Prabowo seperti disitat Kantor Berita Antara.
Prabowo yang juga Menteri Pertahanan itu menyampaikan, pembangunan IKN akan terus berjalan dan dipercepat dengan melibatkan para pakar. “Semua dikerahkan, kemampuan kita. Kalau saya optimistis, saya kira bagus seka li. Ya, pastilah (pembangunan IKN dilanjutkan),” tuturnya.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Presiden terpilih Prabowo Subia nto telah menyetujui angg ara n untuk percepatan pemban gunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara.
Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam sambutannya saat meresmikan peletakan batu pertama Kantor BCA di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Senin. “Tadi pagi juga Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto juga sudah menyetujui percepatan pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara. Jadi, para investor tidak perlu ragu terhadap komitmen pemerintah berikutnya,” kata Jokowi.
Dengan persetujuan anggar an dari presiden terpilih Prabowo Subianto, Presiden Jokowi pun meminta para investor tidak ragu terhadap komitmen pemerintah dalam melanjutkan pembangunan IKN. Dalam sambutannya, Pres iden Jokowi memaparkan bahwa pemerintah bertanggung jawab untuk membangun fasilitas hingga infrastruktur di IKN, seperti jalan, listrik, dan pasokan air.
Saat ini, kata Presiden, pemerintah masih berfokus pada pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Oleh karena itu, investor yang membangun fasilitas atau usahanya di luar
KIPP IKN, pemerintah baru akan membangun jalan dan infrastruktur lainnya pada Januari 2025. “Yang sekarang ini memang kita sampai akhir tahun masih berkonsentrasi pembangunan di kawasan inti yaitu di kawasan pemerintahan.
Unt uk investasi, investor yang berada di luar kawasan pemerintahan akan dimulai pemb angunan infrastrukturnya bulan Januari tahun depan,” kata Jokowi.
Presiden Jokowi mene kankan pembangunan jalan dan infrastruktur yang akan dikerj akan pada Januari 2025 telah disetujui anggar annya oleh presiden terpilih Prabowo Subianto. Berkaitan dengan investasi, Kepala Negara menyebutkan ada 472 investor yang menyatakan minatnya dan telah menandatangani letter of intent dengan OIKN.
Namun, setelah diseleksi oleh Otorita Ibu Kota Nusantara, ada 220 investor yang serius dan ingin berinvestasi masuk ke IKN Nusantara. Investor yang telah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan OIKN pun akan mendapat izin hak guna bangunan (HGB) dalam waktu sebelas hari. “Saat ini apabila Bapak, Ibu investasi di Ibu Kota Nusantara, tanda tangan perjanjian kerja sama cepat, dan setelah itu nanti dari Kementerian ATR/BPN akan mengeluarkan HGB-nya maksimal dalam waktu 11 hari. Sangat cepat sekali,” kata Presiden.
Mengakhiri sambutannya, Presiden pun mengajak para investor dan undangan untuk melihat Istana Garuda dan Istana Negara di IKN, untuk men unjukkan betapa seriusnya pemerintah membangun Ibu Kota Nusantara.



